Bibir Mia yang merah terasa dekat sekali saat itu membasuh dada saya dengan handuk basah. Bokep Family Wajahnya saya perhatikan, ternyata cantik juga dia.Jika dilihat sepintas mirip selena gomez. Dengan gemas, saya cium bibir Mia sambil meremas dan memelintir puting Mia.Mia membalas dengan meremas dan mengocok kontol saya. Kepala saya masih sakit, badan masih panas dan masih tak bertenaga. “Boleh, silakan” kata saya sok cuek.Tangan Mia meraih celana dalam saya dan perlahan ia menariknya kebawah. “Tidak apa-apa kok, normal kok” jawab Mia sambil tersenyum.Duh senyumannya membuat jantung saya berdegup dengan kencang. Mia tersenyum dan membiarkan tangan saya memegang lengannya. Nanti siang saya diijinkan untuk membuka infus dan kalau segala sesuatu baik maka hari Sabtu boleh pulang.










