Kami tuntaskan kerinduan dan cinta kasih kami malam itu. Bokep Rusia Mustinya Papa kan punyaku sendiri, aku monopoli. Kami kan hanya lakoni. Bu Tadi diam saja dan memandangku penuh tanda tanya.“Maa, sudah dua tahun lebih aku berumah tangga, tetapi istriku belum hamil-hamil juga. Aku berjalan memutar dulu untuk melihat situasi apakah sudah benar-benar sepi dan aman. Yang lain yang lebih cakep kan banyak. Aku tidak peduli mau datang apa tidak, karena aku maklum tugas ronda adalah sukarela, sehingga tidak baik untuk dipaksa-paksa. Bu Tadi membalas memelukku, wajahnya disusupkan ke dadaku.“Aku nggak bisa tidur”, bisikku.“Aku juga”, katanya sambil memelukku erat-erat.Dia melepaskan pelukannya. Gimana siih”, katanya manja dan sambil memelukku erat-erat. ngomong-ngomong Bu Tadi sudah berkeluarga sekitar 3 tahun kok belum diberi momongan yaa”, kataku hati-hati.“Ya, itulah Dik Budi.




















