Sasha segera keluar dari ruangan Pak Anton.“Huff…” Sasha menghela nafas sejenak dan menyandarkan tubuhnya ke dinding. “Atau kamu tidak mau pantatmu dilihat saya karena alasan lain?” lanjut Pak Anton. Ruangbokep Kawin kontrak!” tegas Pak Anton sekali lagi. Aku maunya sekarang!” tolak Sasha seperti anak kecil. Kamu sendiri, tolong siapkan keperluanmu untuk pernikahan kita nanti. Pak Anton segera mencengkeram pinggang Sasha dan membenamkan wajahnya di selangkangan Sasha. Walaupun orgasmenya terhenti, tubuh Sasha masih saja tidak bertenaga. Erhm…” ujar Pak Anton sambil menggeram sejenak. Selama beberapa saat, Pak Anton meresapi nikmatnya berendam di air hangat sambil ditemani seorang wanita secantik Sasha.




















