Nyatanya ia sudah selesai.Aku berbaring lama sambil berpikir. Tetapi ia tak setuju. Bokep Good Bye, School! Cowokku sendiri tentunya akan protes keras disuruh tidur di sofa.“Ren, matiin aja AC-nya,” saya usul.Dia bergerak memberi respon. Sambil mengendus-endus di balik kemejaku mencoba menghirup udara yang lebih segar, saya mendongkol dalam hati. Dari dulu saya memang anak remaja yang polos, sampai bertemu Venis. Rasa kehilangan itu ada, terhadap kekasih yang saya tinggal (Venis adalah lelaki yang mengisi hatiku setelah Ade, some of you may already know the history with him). Bukan tumit lancip yang mampu melubangi kepala Duren, tetapi cukup keras untuk membuat tubuhnya biru-biru. Banyak pertentangan yang keluar dari mulut Mama yang dinamakan “issues”, mengenai jalan di Indonesia yang sempit-sempit, bahwa ia juga mesti pinjam uang sana sini, bahwa Papa kurang setuju.




















