Phong langsung menyambut kedatanganku dengan gembira sambil menyodorkan tangannya menyalamiku.“Selamat datang di Bangkok, Sandy. Bokep Tante Phong.“Tapi aku biasa dipanggil Aol, dan kamu cukup memanggilku dengan Aol saja,” jawabnya sambil tersenyum. Kedatanganku ke Bangkok adalah dalam rangka memenuhi undangan Mr. Charles Phong beberapa hari lalu mengirim email agar aku dapat menghadiri pesta pernikahan putrinya tersebut, sekaligus menstransfer uang sebesar 50.000 Bath (sekitar Rp 10 juta) ke rekeningku untuk biaya keberangkatan aku ke Bangkok.“Kami tunggu sekeluarga kedatanganmu di Bangkok, dan kami berharap kamu sudah sampai di Bangkok sehari menjelang pesta. Phong memperlakukan tamunya begitu istimewa seperti anda,” tuturnya.Aku hanya tersenyum saja, dan tak mungkin rasanya aku menceritakan semua kejadian yang menimpa putri Mr. Reflek, aku coba mencari sumber suara minta tolong itu, dan ternyata di salah satu tempat yang sepi dan gelap,










