Saat itu lumayan lama kami berbincang-bincang, walaupun melulu seputar latihan sekolah saja.Tapi tersebut sudah lumayan membuat hatiku senang. Aku langsung utarakan perasaanku padanya.“Qiu Qiu, semenjak kesatu lihat dan kenalan sama kamu, aku langsung suka dan sayang sama kamu, boleh gak aku menjadi lebih dekat lagi sama kamu?” tanyaku
“Aku pun mau kok kenal anda lebih jauh dan lebih dekat lagi” jawabnya.Saat tersebut aku juga langsung reflek memeluknya dan menyampaikan terima kasih. Bokep Tobrut Motor juga kupacu dengan santai, sampai-sampai waktuku bersamanya di perjalanan dapat lebih lama. Semua tersebut karena kelaziman om-om ku ketika di Kalimantan yang tidak jarang menggoda perempuan. Dengan perlahan kami berjabat tangan dan saling bertukar nama dihadapan guru kami.




















