Ngantuk banget nih,” ujarku sambil tersenyum cengir.“Dasar kamu ah. Bokep Tobrut Kemudian, aku turun ke lantai bawah untuk sarapan. Kini aku akan mengobati kakiku dengan harapan kalau kakiku ini tidak akan bertambah parah ke depannya. Setelah beberapa saat, barulah ia membuka matanya tersebut.“Tante! Oh ya, Tante ke sini mau minjamflash diskkamu sebentar.”“Oh, ambil aja di laciku yang nomor dua,” ujarku sembari menunjuk jari jempolku ke belakang.“Ok, sip deh.”Aku berjalan meninggalkan tanteku yang sedang mengubek laciku. Tapi tiba-tiba frekuensi dan getaran yang dihasilkan_speaker_ponselku langsung mengganggu frekuensi otakku yang sedang bermimpi. Sekilas aku dapat mencium bau harum tubuhnya.










