Aku diantar ke bukit itu, namun kawanku tidak mau ikut-ikut naik bukit, capek katanya. “Masih kuliah di Surabaya. Bokep STW “Semakin kalian sebarin kemana2 ya?”, tanyanya agak geram. Aku tidak kenal yang laki-laki dan yang perempuan yang berbuat mesum itu. Berakhir 3 babak sex itu, kami berkemas pulang. Satu kaki Tia diangkat sedikit jadi memeknya kelihatan, lalu ujung penisku menempel di memeknya. Lalu kupotret kembali. Sebab agak tertutup pohon, aku mencari tempat yang bisa lebih jelas menonton mereka.Terjadilah adegan berikutnya. Dirinya tidur miring, kuatur kamera untuk memotretnya, hari ini kusetel 1 menit, lalu aku memposisikan diri dibelakang Tia. Keduanya bertubuh atletis.Aku meneruskan mencari kupu-kupu. “Kamu yang motret”, katanya. Lama aku bersi kukuh dalam posisi itu. Lalu dirinya mencetak kedua gambar itu sekali lagi, dan diberbagi kepadaku.




















