Jariku pulang* menyeruak masuk ke dalam memeknya, dia benar-benar nyaris* pingsan.Tubuhnya pulang* terguncang hebat, kakinya jadi lemas semua, otot-otot perutnya jadi kejang dan kesudahannya* dia si jablay nyampe, cairan memeknya yang banjir kutampung dengan mulut dan tanpa tidak banyak* pun merasa jijik kutelan semuanya. Perlahan kumasukkan kepala kontolku. Jav Sub Indo “Ya suami aku gak ngelakuin ya mana mo dikasi ma yang diatas kan”. “Mo ngapain ke lokasi* mas?’ “Ya ngobrol, santai ja, kan asik hanya* ber 2″. “Mas.. Dia menyuapi anak tersebut* dengan nasi yang dibaur* dengan sop, sebab* sopnya masi panas, ditiupnya sebentar sebelum disuapkan ke anak itu.Si anak kelakuannya manis banget, gak bawel* maksudku. Kedua kaki kukangkangkan sampai-sampai* tampak jelas bulu jembutnya yang lebat.




















