Nikmat sekali. Tumben mampir ke sini?” tambahku sambil melihat ke arah jam tanganku, saat itu sudah hampir jam sepuluh malam, tdk biasanya Rosmeri berani keluar malam-malam, pikirku heran.“Gua abis dari mall di depan, ngecek ATM, siapa tahu kiriman gua udah sampai, buat nalangin bayaran elu, tp ternyata belum sampai..” ujar Rosmeri dgn nada menyesal.“Thanks banget untuk usaha lu Ros.” ujarku sambil mengajaknya pulang.Kami berdua berjalan melewati ruangan billiard. Vidio XNXX Lalu ia bangkit dan membuka T-shirt yg dipakainya.Setelah bajunya terlepas kuambil inisiatif untuk membuka sendiri celana yg dikenakannya juga CD-nya. Kuletakkan kembali kursi kembali ke tempatnya. Sampai akhirnya Mas Tono bangkit menyemburkan semuanya di atas wajahku.Dalam lelah dan kantuk, dgn mata sedikit terbuka kulihat Mas Tono berpakaian dan pergi meninggalkan kamarku, meninggalkan aku dalam dasar jurang yg gelap sampai hari ini..,,




















