Mbak, aku mau pipis dulu. Film Porno Aku masuk dan menggandengnya keluar. Lalu kutelusupkan jariku maju ke garis di depan sana. Sungguh penampilan yang sangat berbeda. Baru kali ini aku melihat dengan jelas dan dari dekat, wanita setengah telanjang. Aku tidak begitu akrab dengan Mas Pras, karena memang jarang bertemu. Aku sudah terbiasa membantu Ibu, jadi ini hanya suatu kebiasaan. Memang aku merasakan, sepertinya aku ini bukan sebagai adiknya Mas Pras, tetapi lebih sebagai pembantu rumah tangganya Mbak Narsih. Sergah Mbak Narsih dengan raut marah.Ayo lagi
Aku ambil sabun lagi. Atau di karpet juga bisa. Sayup- sayup aku mendengar suara orang menangis, tetapi diberangi suara mendengus-dengus.Aku diam mendengarkan. Pantatnya yang besar dan putih itu terpampang di hadapanku,Semprot, Kun.! Tetapi sampai di rumah, aku melihat piring kotor dan gelas kosong di meja makan.




















