“Hhh..!!”
“Tidak apa-apa..kalau Erik..tidak apa-apa.” pikirku.Aku memejamkan mataku erat-erat ketika Erik mulai memasukkan ‘senjata’nya ke dalam diriku. Bokep Montok Sensasi yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. Benar saja, aku melihat Erik berbenah memberesi bajunya dan bergerak menuju pintu. Dia selalu membelikan baju-baju indah dan boneka porselain untuk dipajang dikamar tidurku. Aku hanya bisa terdiam terpaku. Erik terus berlanjut menciumku, aku bisa merasakan lidahnya memijat lidahku. Erik sangatlah baik padaku. Sara melirik ke arah Erik yang sedang duduk di meja pojok bersama Tomi. Teriakan kepuasan dari wanita itu pun membahana di seluruh ruangan. “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit. Erik sangatlah baik padaku. Aku memilih untuk diam. Hanya saja, aku sudah mempersiapkan hukuman yang tepat untukmu.




















