Awalnya hanya ingin tahu saja, apa yang telah di lakukan Nenek, tapi, aku justru terasa makin menderita. Entah, tak mampu aku imajinasikan. Bokeb Dan beberapa hal lain semakin menonjol, seiring bertambahnya usia. “Masih terasa sakit ya Mbak?” tanyaku, yang tanpa meminta persetujuan darinya mencoba meraba benjolan di dada Mbak Sekar. Dia penuh perhatian dan sangat lembut. Aku tak menjawab, dan langsung berlari, meninggalkannya. Aku tak lagi perduli, apapun yang terjadi, malam ini aku harus tahu. Barangkali, kalau aku jabarkan, seperti ketika kebelet pipis saat mengemudi atau berada di kendaraan umum, sementara toilet yang kita tuju, masih belum nampak atau kita masih perlu menunggu giliran, begitulah kira-kira sensasi saat saya berusaha menggapai impian menyingkap tabir rahasia itu.




















