Orang-orang sepertinya tidak peduli. Bokep Korea Pelan dan sedikit menekan. Kepalaku berdentum-dentum. Dia mendesis. Aku pun bergerak membetulkan celanaku.“Jangan ….,” katanya sambil menahan tanganku yang hendak menarik ritsleting. Terus ke bawah, dan kutemukan apa yang kucari. Hehehehe, aku menang. Suara air hujan menderu keras sekali di atas atap. Keringatku mulai menetes dari kening.Akhirnya bus berjalan. Lucunya, setelah itu kami berdua kembali bersender pada tempat duduk kami dengan mata terpejam. “adikku” tidur nyenyak sementara dia sendiri terpuaskan. Naik turun. Sepanjang sejarah hidupku. Suami saya dapat tiket tempat duduk di seberang. Tanganku mulai beraksi. Matanya yang bulat besar memantulkan kilatan cahaya neon di luar bus.Dia memandang ke bawah tubuhku.“Kasihan ya,…” senyumnya menunjuk ke “adikku”.




















