Jangan..”
“Jangan apa? Bokeb Arya kaget. “Udah, gimana kalo aku putusin dia, kamu seneng?”
“Sebenarnya nggak perlu segitu, asal kamu mau nyediain waktu buat aku, aku udah seneng kok”Setelah lama diam, dia bicara lagi.“Li, kamu mau kan nangani lagu-lagu baruku buat album besok?” Sambil menepuk pundaknya, aku menjawab. Aku persilakan dia. Aku selalu membantu mengerjakan tugasnya, memberi fasilitas mengetik, aku jago main musik dan itu sangat mendukungnya setelah dia bersolo karir.Aku juga tidak terlalu jelek, malah beberapa teman gay-ku mengatakan aku imut dan seksi. Ooii.. “Nomorku nggak kuganti kok” jawabku. Ooi.. Aku akan hajar kau”
“Hajar aja kalo bisa”Aku terus mencumbuinya.




















