Aku memejamkan mata sambil merebahkan kepalaku di pundaknya, sehingga rasa mabuk laut mulai reda. Bokeb Aku tetap menangis sambil menutup muka dengan kedua tanganku. Diapun menyorongkan BH serta celana dalamku. t..e…r…u….s…..se..se..se..diki t…atas. Tanpa terasa kegiatan menyelam menjadi kegiatan rutin. Senyum Pak Hamid berkembang. Tiba-tiba badanku terasa lemas saat jari tangan itu membuat putaran halus di puting susuku. Ternyata isinya melebihi kewajaran tarip seorang dokter umum. Selama aku dinas di kepulauan, pemuda itu beberapa kali dibawa pulang menginap di rumah. Sesampainya disana, aku merasa canggung ketika harus berganti pakaian selam di hadapan laki-laki. Pak Hamid mendekati dan dengan lembut ia membisikkan kata permintaan maaf. Tangan-tangan berbulu itu dengan pelan membuka kembali pahaku.




















